Senin, 31 Maret 2014

Lebih Hina dari Babi

Babi Hutan
“Kalau malas yah gitu akibatnya”. Aku gak tau, hari ini hidup hampa seperti babi, hidup hanya untuk makan. Tapi aku merasa lebih hina dari babi, babi di hutan mandiri mencari makan sendiri, lah aku disini lebih malas dari babi, bahkan untuk sesuap nasi yang aku makan pun ku dapatkan dari hasil mengemis, mengemis dari orang tua.
Gak tau ah, aku mau cuek ajalah, aku udah bosan sekarang. Satu hari full aku hanya bisa tidur dikamar, tidak melakukan apapun. Entahlah, mungkin karena depresi terhadap masalah yang tak bisa ku selesaikan. Aku mulai ragu dengan segala ini. Mungkin emang benar kita ini hanya sebagai wayang yang dimainkan.
Gak ada pilihan dalam hidup, semua hanya pemberian, jika kau dilahirkan dengan keadaan buta, maka buta itulah yang terbaik bagimu. Karena buta lebih baik dari pada melihat kekejaman yang sekarang bisa terjadi dimana saja. Persetan dengan semua pilihan.
Tapi untungnya semua orang tak tahu akan takdir yang telah dipersiapkan. Yah, jadi siapain aja jadi orang yang sebaik mungkin. Siapa tahu loe salah satunya yang menjadi pahlawan dunia ini.
Oug ia, seharian ini tidurku panjang banget, tapi dari tidur panjang tersebut aku sadar akan banyak hal. Siapa bilang tidur pagi itu buruk? Bagi sebagian orang tidur dipagi hari justru harus dilakukan, contohnya satpan yang bergadang,, loh, jika ia terus mencari rizki ketika paginya, bisa mampus tuh satpam.
Tapi berbeda dengan ku pada pagi ini, aku emang sudah berniat untuk tidur sepanjang hari ini. Ternyata tidur ketika segar itu akan memuat capek, sedangkan tidur ketika capek akan membuat bugar, coba aja sendiri.
Diselang tidur panjang ku, ada beberapa kali aku terbangun, pertama bangun sekitar jam sepuluh pagi, gak ada yang ku pikirkan, hanya komitmen ku untuk tidur seharian yang ku pikirkan dan akhirnya aku tidur lagi.
Bangun lagi sekitar jam dua siang, tak banyak yang ku lakukan. Mandi, shalat, makan, dan tidur lagi. Gila bangetkan, bahkan anjing pun gak bisa semales aku, hahaha... gak tau deh, tapi hal-hal yang seperti ini perlu dilakukan sesekali dan insyaAllah hanya sekali ini seumur hidup.

Pesan terakhir. Jangan kalah dengan babi, walau gak bisa membedakan antara yang baik dan buruk, mereka tetap mencari makannya sendiri. Jangan mau kalah dengan anjing, walau dia hewan yang sangat buas tapi ia setia. Jangan mau kalah dengan monyet, walau dia jelek tapi otaknya digunakan untuk berfikir. Tentu teman-teman gak mau lebih hina dari yang terhina. Mulailah perubahan itu sekaran!!!

Selasa, 11 Maret 2014

Untukmu Sahabatku

Mufidah, "anak tomboy desa sebelah"


            Aku Husain, kali ini ingin berbagi cerita sedikit tentang tahun baru yang ada di desa kami. Kisah ini tentang seorang yang tinggal di desa sebrang, seorang yang dikenal dengan Mufidah adalah orang yang sangat nakal. Anak yang cantik ini emang suka berkelahi, selain dikenal dengan kebengisannya, ia juga sangat senang nongkrong bersama anak-anak cowok dari kampung kami. Bastio, seorang cowok yang paling dekat dengan Mufidah alias teman akrabnya selalu menjadi teman curhatan. Sebenarnya, Bastio yang lebih suka curhat kepada Mufidah.  Seorang cowok yang sangat bertolak belakang dengan Mufidah, seorang cowok perkasa nampun terlihat anggun.
Jika ku perhatikan, Bastio sepertinya lebih senang berteman dengan seorang wanita. Namun, Mufidah bukanlah tipe yang senang dengan seorang yang seperti Bastio. Seperti yang ku katakan tadi, seorang yang perkasa namun sangat mempesona penuh dengan pesona. Teman kami yang lain, Iwan namanya. Tapi orang-orang memanggilnya PeBe (Play Boy), terkenal dengan gombalannya. Jika ia telah merayu wanita, niscaya bidadari pun akan terpesona dengannya. Rayuannya kepada wanita sudah mengalahkan kecerdasan yang terdapat di otaknya. “rayuan tingkat dewa” ujar Bastio kepadanya.
Satu lagi, seorang yang sangat agresif untuk melakukan sesuatu. Dalam setiap pekerjaannya dilakukan dengan totalitas. Seorang yang senang memberikan lebih dari apa yang kita minta. Hadi namanya, kami semua sangat segan kepadanya. Tapi sayang, dia agresif tidak hanya pada kebaikan, berbuat jahat ia lakukan dengan semangat juga. Namanya juga manusia, semua pasti ada kekurangan dan kelebihan, tergantung kita mau mengunggulkan kelibahan sebagai penutup kekurangan atau sebaliknya kekurangan kita yang bakal menutup kelebihan.
kami tak tahu tentang apa yang dikerjakan oleh Hadi belakangan ini. Ia selalu menuju gudang kampung setiap malam. Aku tak habis pikir, bagaimana bisa orang yang begitu cepat berteman, selalu enak jika diajak berbicara, suka menolong, tapi sekarang menjadi sangat misterius. “sepertinya ada yang disembunyikannya di gudang” sambut Bastio yang sambil bergaya sok cerdas. “ah kau sok banget bas, kalau masalah itu kami semua sudah tau” ujar Mufidah menyelah sambil meniupkan asap rokok ke wajah Bastio. Bastio hanya terdiam dilakukan begitu dengan Mufidah, ia terlihat sangat polos dan sangat takut dengan Mufidah yang berlagak seperti cowok.
Kami semua mulai penasaran dengan apa yang disembunyikan oleh Hadi. Dalam benakku selalu berpikir yang tidak-tidak terhadap apa yang terdapat di dalam gudang desa tersebut. Kesepakatannya adalah kami semua ingin tahu tentang apa yang disembunyikan Hadi. Walaupun kami tak ada yang berbicara, tetapi kami semua yakin pikiran kami satu, yaitu penasaran dengan isi Gudang desa.
Esok hari, tapatnya hari terakhir pada tahun ini, kami berkumpul di tempat tongkrongan geng kami. Yaitu di atas pohon tepat di depan rumah Iwan, ohh ia, aku hampir lupa menceritakan tempat tongkrongan kami. Tempat ini adalah sejarah yang paling berkesan dan paling banyak menyimpan kenangan. Di tempat inilah aku pernah berkelahi dan di tinju oleh Mufidah, anak itu emang gila, bahkan ototnya bisa mengalahkan power ranger yang sedang beraksi, monster pun akan takuj jika ia melihat Mufidah sedang marah.
Tepat jam delapan aku berangkat ke pangkalan tersebut. Tanpa mandi dan gosok gigi aku langsung menuju tanpa rasa ragu. Dari kejauhan aku telah melihat dua orang yang sedang mengobrol asik sambil menunggu rekan yang lain. “hai Bastio, Iwan, dimana Mufidah?” ujarku dari kejauhan. “paling lagi fitness tuh anak!!!” saut iwan yang melihat langsung akan kedatanganku. “hadeh, yang benar dikit kamu Wan, masak cewek fitness sih?”, sautku lagi dengan singkat. “ah masak kau tak tau, kemaren aja aku lagi lihat dia angkat barbel di depan rumahnya” dengan logat bataknya yang pekat ia menjawab serta meyakinkanku dengan muka serius. Tapi tetap saja dalam hatiku mengatakan bahwa iwan sedang berbohong atau hanya ingin melucu belaka, maklum anak itu sudah mengalahkan jin dari segi kebohongannya.
Tak lama aku menunggu, terdengar jeritan keras dari arah belakang, suara itu seakan tak asing lagi di telinga kami. Yah, itu Mufidah, dengan jalan yang lontang lantung ia mendekat menuju kami. “apa lo, liat-liat, mau gua tipuk kepala lo?” katanya dengan kasar sambil melihat ke arah Bastio. Bastio hanya bisa tersenyum melihat Mufidah yang berlaku kasar padanya. Sekasar apapun Mufidah, paling jika mereka berdua, Bastio pasti curhat lagi deh dengan Mufidah. “kamu itu cewek yang sexy, tapi kok galak banget yah, coba kamu sedikit tersenyum pasti mirip artis korea?” ceplos Iwan sambil mendinginkan suasana. Namanya juga cewek, walaupun ia seorang yang tomboy tetap aja Mufidah adalah seorang wanita. Teori yang harus diketuahui oleh pria adalah wanita itu suka dipuji walaupun itu bohong bahkan fitnah.
Semua dari kami mulai memanjat pohon, sekitar ketinggian dua meter kami sudah bisa duduk dengan nyaman di tempat yang rindang itu. Singkat kata kami semua sepakat akan membobol gudang tersebut untuk mengetahui apa yang dikerjakan oleh Hadi di dalamnya, tentunya tanpa sepengetahuan Hadi terlebih dahulu. Semua telah sepakat “Husain, Aku dan Mufidah masuk kedalam sedangkan Iwan berjaga di luar gudang” kata Bastio. Sisi lain dari Bastio adalah dia terlahir menjadi seorang yang cerdas. Dia mengetahui bahwa Iwan orang yang selalu bisa menjanggal orang yang hendak masuk, enak diajak berbicara, bergurau maupun bermain, makanya Iwan diposisikan pada luar gudang.
Setelah semua siap secara batin, kami langsung menuju gudang desa tersebut. Lagu anak polos yang tak tau apa-apa, kami semua justru bertingkah seperti maling yang mau beraksi di siang hari. Mufidah telah menyiapkan semua barang yang hendak digunakan untuk membobol jendela gudang. Sesampai di tempat, Iwan mulai mengambil tempatnya. Ia berdiri tegas tepat di depan gudan, “seperti satpam aja lu Wan!!! Sambil memutar mutar obeng yang ada di tangan dirinya. Dengan susah payah kami membuka jendela yang telah dipaku tersebut. Gudang yang digunakan untuk menyimpan barang-barang desa ini seakan-akan adalah rumah hantu yang penuh misteri di mata kami.
Rumah tua yang tak pernah dihuni oleh siapapun itu tiba-tiba sangat kami rasakan ketika kami telah susah payah terbukanya jendala gudang. Semua kami memiliki firasat buruk terhadap apa yang terdapat di dalam gudang itu. Apa boleh buat, kami semua telah sepakat untuk masuk. Mufidah sebagai pimpinan kelompok masuk dengan santai tanpa rasa ragu, tapi aku dan Bastio tak yakin ingin masuk dan mengetahui apa yang terdapat di dalam gudang.
Setelah semua berada di dalam gedung, tiba-tiba ada suara orang yang sedang membuka pintu gudang, dengan segera kami langsung ketahuan. Ternyata itu Iwan, “Asem kau Wan, datang dengan mengejutkan aja” ujarku sambil sedikit membentak. “lah kalian itu bodoh kok permanen? Mengapa tidak langsung masuk aja dari pintu depan?, kan tidak merusak jendela?” jawab Iwan dengan menahan tertawanya yang sudah mau meluap. Semua kami akhirnya tersadarkan tentang apa yang dikatakan Iwan, seolah-olah perkataan itu telah mengklaim kami sebagai orang yang sangat idiot, walaupun hal itu tak dikatakan Iwan secara langsung.
Betapa terkujutnya kami ternyata yang di dalam gudang tersebut kami melihat banyak sekali meriam dan beberapa pelurunya telah disiapkan. Kami semua masih terpaku ketakutan terhadap apa yang kami lihat. Kami tak tahu hendak memulainya dari ap dan harus bagaimana. Belum selesai kami ketakutan tiba-tiba datang dua sosok manusia menuju gudang. Kami semua ketakutan dan segera mencari tempat sembunyi masing-masing. Tak kami sangka, orang yang datang tersebut adalah pak RT dan teman kami Hadi.
Firasat kami mengatakan ada yang tak beres terhadap desa ini, memang sebelumnya desa Mufidah dan desa kami sering bentrok dan tauran, akan tetapi kami tak tahu bakal menjadi perang yang sedemikian mengerikannya. Mufidah yang tak tahan melihat hal ini dengan segera meninggalkan tempat persembunyiannya dan keluar dari gudang. Aku dan Bastio yang tak tega juga akhirnya keluar dari persembunyian dan mengejar Mufidah untuk menenangkannya.
Kencangnya lari Mufidah membuat kami berdua tak berdaya. Hal ini bisa akan menjadi lebih rumit dari apa yang kami bayangkan. Bisa-bisa akan terjadi peperangan besar antara desa kami dan desanya Mufidah. Dengan perasaan yang kurang enak, rasa grogi dan penuh bimbang kami jemput Mufidah langsung ke rumahnya. Sesampainya kami di depan rumah Mufidah, kami disambut dengan hangat oleh keluarganya. Hangat yang luarbiasa itu terdengar oleh telinga kami yang terus menusuk ke hati. “mau apa kalian anak-anak tengik, kau apakan anakku hingga ia pulang dengan menangis?” ujar ayahnya Mufidah. Belum selesai kami mau menerangkan ceritanya, dengan tiba-tiba bapak itu kembali marah kepada kami. Aku bingung mau bercerita apa tentang yang kami alami.
Berlkata jujur akan membuat kampung lebih membara, sedangkan berkata bohong akan membuat dosa. Tanpa pikir panjang aku pun lari pulang, aku takut dan penuh bimbang. Tanpa disengaja aku melupakan Bastio yang masih berusaha meyakinkan ayahnya Mufidah dengan penuh dusta. Masa bodoh, aku tak mau berbuat lebih rumit lagi hari ini, lebih baik aku pulang dan berdiam diri sejenak di rumah, hatiku berusaha membohongi jiwaku.
Hari ini, tanggal 30 Desember 2010, hidupku seperti hampa tanpa mereka, padahal malam ini adalah malam tahun baru. Biasanya kami selalu berjalan bersam juka malam tiba. Tetapi, sepertinya tidak pada hari ini. Pagi ku kali ini sangat menyedihkan, hanya bisa berdiam diri di kamar. Begitu juga dengan siang harinya, hari ini terasa lebih panjang dari satu tahun. Seiring berjalannya waktu malam pun tiba, aku tak bisa hidup sehari tanpa mereka, dengan tegas aku memberanikan diri untuk pergi ke tempat pangkalan yang biasanya kami selalu berbagi ceria disana.
Alangkah bahagianya diriku, ketika sampai di pangkalan. Ternyata mereka semua memikirkan apa yang kupikirkan, kami semua mempunyai hati yang sama. Lebih mengejutkannya lagi Hadi juga ada bersama kami kali ini. kami semua berusaha untuk menjaga perasaan Hadi, sebenarnya masih ada beberapa pertanyaan yang timbul di dalam benakku tentang meriam yang disiapkan oleh Hadi dan pak RT. Tapi kami lebih memilih untuk tidak mengatakannya dahulu, untuk menjaga pertemanan.
“ayok, kita ke bukit desa” ujar Hadi tanpa rasa salah. “yah, mau gmana lagi” sambut Mufidah dengan muka masam. Perjalanan menuju bukit pun menjadi menyenangkan, itu semua karena Iwan yang cerewet menengahi kami, dia selalu bisa memecahkan kebekuan jikala ada konflik di antara kami. Perjalanan kami tak disangka telah sampai di bukit desa, bagian tertinggi yang ada di desa kami dan desa Mufidah.
Betapa terkejutnya kami ketika sampai, ternyata kedua pihak desa telah menyiapkan meriam dan bola meriamnya. Tak lama kami berdiri disana, terdengar keras suara terompet tahun baru dengan bersamaan. Dilanjutkan dengan tembak meriam ke udara, oh ternyata meriam tersebut digunakan untuk melemparkan bola kembang api. Kami semua baru menyadari betapa kelirunya pikiran kami. Kami semua tak bisa menahan peluk seru sahabat. Dalam hatiku meyakinkan diri, bahwa aku tak akan lagi berburuk sangka kepada Hadi dan teman-teman yang lain.
Hadi mengambilkan kami sebuah kain panjang dan beberapa spidol untuk menuliskan mimpi dan janji kami kedepan. Kami semua melakukannya dengan semangat, tanpa rasa ragu aku ikut serta dalam menuliskan mimpi. Setelah semua selesai menulis mimpi, tepat di bawah kain di tuliskan oleh hadi dengan spidol yang berwarna merah “KITA ADALAH SAUDARA”.
Kata itu yang selalu aku ingat hingga sekarang. Kata itu juga yang selalu mengingatkan aku tentang mimpi yang telah kutulis dahulu, tanpa aku sadari mimpi itu ternyata tercapai sedikit demi sedikit. Ingin rasa hati ini menemui mereka untuk menunjukkan kesuksesan yang telah aku peroleh saat ini. tapi aku yakin mereka juga telah menyelesaikan mimpi-mimpi mereka yang dahulu sempat kami tuliskan. Tapi yang aku tahu, mimpi tersebut kami simpan di dalam markas tercinta, tepatnya di atas pohon yang terdapat di rumah Iwan.
Hari yang penuh haru dan persahabatan, aku menyadari, di setiap tahun baru, seharusnya kita juga memiliki misi dan mimpi untuk tahun kedepannya. Mimpi tak akan bisa kita raih dengan mudah apabila kita terus berada dalam angan-angan belaka. Tapi mimpi yang dituliskan dengan semangat membara akan membuat motivasi tersendiri yang tak mudah dihapus.
Kawan-kawan, Mufidah, Iwan, dan bastio, aku berjanji suatu saat kita akan bertemu kembali dengan karakter yang berbeda, aku atas nama Husain juga yakin pasti mereka akan menjadi orang-orang bwsar sekarang. Aku juga tak seharusnya kalah dengan mereka. Selamat tahun baru kawanku, semoga mimpi kita semua menjadi kenyataan, karena aku yakin dengan apa yang di janjikan ALLAH,


“KITA ADALAH SAUDARA”

Kamis, 23 Januari 2014

Dari Recehmu Kuciptakan Jutaan


 
Dari recehmu kuciptakan jutaan
NASIHAT HEBAT ORANG TERKAYA DI DUNIA Inilah Orang terkaya no 4 di dunia tahun 2013, Warren Buffet memberi nasehat: "Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yg kau miliki, serta ingat :

1.   Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.
2.      Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
3.      Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja.
4.      Jangan memakai merk, pakailah yang benar˛ nyaman untukmu.
5.      Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting.
6.      With money: You can buy a house, but not a home. You can buy a clock, but not time. You can buy a bed, but not sleep. You can buy a book, but not knowledge. You can get a position, but not respect. You can buy blood, but not life. So find your happiness inside you.
7.      Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain. "Orang Yang Berbahagia Bukanlah Orang Yang Hebat Dalam Segala Hal, Tapi Orang Yang Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap Syukur" Semoga bisa menjadi orang yang berkelimpahan. Berlimpah iman, ilmu, amal, harta dan manfaat untuk sesama. Aamiin. *Silahkan diaminkan, semoga Allah mengabulkan *Silahkan dibagikan/share. Moga bermanfaat.

Minggu, 19 Januari 2014

PNS vs Pengemis


PNS : Pak, cape ya abis ngemis?
Laper ya pak..?
Pengemis : Biasa aja tuh, hari ini saya
udh makan 3x koq.
PNS : Loh..? uangnya cuman buat
makan bpk doank? Anak dan istri di
rumah makan apa?
Pengemis : Kayak org susah aja..! Td
pgi sy sekeluarga abis ngerayain ultah
anak sy yg kelima di Mc. Donald
bareng guru2 & tmn2 sekolahnya.
Siang ini istri N anak saya barusan
bbm sy, mereka lg makan di Pizza
HUT tau! /:)
PNS sampai kebingungan dan
barkata : Emank bpk ngemis 1 ЂƏrΐ
dapet brp..?
Pengemis : Nih ya.. Sy kasih tau..!!
Saya ngemis dari jam 07.00-17.00.
Lampu merah atau hijau waktunya 60
detik. Setiap 60 detik paling nggak
saya bisa dapet 2.000./:)
1 jam = 60 kali lampu merah/
Hijau
60 x 2.000 = 120.000 /jam
1 hari saya kerja 10 jam, 1 jam buat
istirahat jadi 9 jam.
9 jam x 120.000 = 1.080.000/hari.
1 bulan saya kerja 26 hari.
26 hari x 1.080.000 = 28.080.000/
bulan.
PNS sampai kaget dan bengong
mendengar cerita pengemis itu..
Pengemis berkata : Emang mas jadi
PNS, gaji per bulannya brp..? 3-|
PNS : 3.500.000
Pengemis : Ijasah..?
PNS : D3/S1
Pengemis : Saya jd prihatin dech lihat
penderitaan mas!!! Pasti abis banyak
duit ya mas buat sekolah??? blom lg
kerja kena marah ama Boz, Kepala
mas isinya pasti penuh soal kerjaan
mulu. Mending mas ngemis aja. Biar
kaya sperti saya. Saya ngemis udh 20
tahun, udah punya 2 mobil BMW
buat sy & istri sy, kartu kredit
platinum, Apartemen, rmh di kwsan
elite,
PNS :
Hik hik hik hik
Yuk kita kampanyekan ke masyarakat
hati2 Memberi Uang Dijalan
Jika ingin memberi mending langsung
ke panti asuhan,ponpes, mesjid dll.

Kamis, 11 April 2013

Agama dan Masyarakat




Indahnya Alam




BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Jika kita melihat dari sisi agama maupun negara, sebenarnya ada sebuah satu-kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Setiap Negara memiliki agam untuk dipilih di dalamnya. Bahkan, negara komunis pun sebenarnya memiliki agama, yaitu keyakinan untuk tidak memiliki keyakinan (agama). 
Perlu diingat juga, tidak selamanya agama dan negara berjalan serasi seratus persen. Hal ini terlihat dari adanya segelintir masyarakat yang mencampur baurkan antara undang-undang negara dengan undang-undang yang terdapat pada agama yang padahal bertolak belakang.



1.2 Tujuan
Tujuan penulis membuat makalah “Hubungan Antara Negara dan Agama” ini adalah untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Metodologi penelitian Agama dan Sosial. Akan tetapi, seiring dibuatnya makalah ini penulis menyadari betapa eratnya hubungan negara dan agama dalam kehidupan kita.
Mengetahui definisi agama dan juga negara serta mengetahui hubungan atau kesamaan,perbedaan, bentuk, tujuan, dan juga manfaatnya.









BAB II
PEMBAHASAN



Pengertian Agama dan Masyarakat

Pengertian agama dan negara.
Menurut penulis agama adalah sebuah keyakinan untuk dijadikan pedoman atau pegangan hidup seseorang. Agama menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada tuhan, atau juga disebut dengan Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang bersangkut paut langsung dengan kepercayaan tersebut.
Kata “agama” berasal dari bahasa Sansekerta agama yang berarti “tradisi”. Sedangkan kata lain untuk mengatakannya adalah “religi” yang berasal dari bahasa lati yaitu “religio” (ikatan). Definisi tentang agama dipilih dari yang paling meliputi dan yang paling sederhana, artinya diharapkan definisi ini tidak terlalu sempit atau terlalu longgar.
Dengan singkat definisi agama menurut sosiologi adalah definisi yang empiris. Sosiologi tidak pernah memberikan definisi agama yang evaluative (menilai). Sosiologi angkat tangan mengenai hakikat agama, baiknya atau buruknya agama atau agama–agama yang tengah diamatinya. Dari pengamatan ini sosiologi hanya sanggup memberikan definisi deskriptif (menggambarkan apa adanya) yang mengungkapkan apa yang dimengerti dan dialami pemeluk-pemeluknya.
Masyarakat adalah suatu sistem sosial yang menghasilkan kebudayaan (Soerjono Soekanto, 1983). Sedangkan agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebut dengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan kepercayaan tersebut. Sedangkan Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sejumlah agama di Indonesia berpengaruh secara kolektif terhadap politik, ekonomi dan budaya. Di tahun 2000, kira-kira 86,1% dari 240.271.522 penduduk Indonesia adalah pemeluk Islam, 5,7% Protestan, 3% Katolik, 1,8% Hindu, dan 3,4% kepercayaan lainnya.
Sedangkan menurut pendapat Hendro puspito, agama adalah suatu jenis sosial yang dibuat oleh penganut-penganutnya yang berproses pada kekuatan-kekuatan non-empiris yang dipercayainya dan didayagunakannya untuk mencapai keselamatan bagi mereka dan masyarakat luas umumya. Dalam kamus sosiologi, pengertian agama ada 3 macam yaitu:
1.      Kepercayaan pada hal-hal yang spiritual
2.      Perangkat kepercayaan dan praktek-praktek spiritual yang dianggap sebagai tujuan tersendiri
3.      Ideologi mengenai hal-hal yang bersifat supranatural
Ruang lingkup agama
Secara garis besar ruang lingkup agama mencakup :
a.       Hubungan manusia dengan tuhannya
Hubungan dengan tuhan disebut ibadah. Ibadah bertujuan untuk mendekatkan diri manusia kepada tuhannya.
b.      Hubungan manusia dengan manusia
Agama memiliki konsep-konsep dasar mengenai kekeluargaan dan kemasyarakatan. Konsep dasar tersebut memberikan gambaran tentang ajaran-ajaran agama mengenai hubungan manusia dengan manusia atau disebut pula sebagai ajaran kemasyarakatan. Sebagai contoh setiap ajaran agama mengajarkan tolong-menolong terhadap sesama manusia.
c.       Hubungan manusia dengan makhluk lainnya atau lingkungannya.
Di setiap ajaran agama diajarkan bahwa manusia selalu menjaga keharmonisan antara makluk hidup dengan lingkungan sekitar supaya manusia dapat melanjutkan kehidupannya.

Keyakinan manusia untuk memilih agamanya menjadikan ia hamba untuk mentaati perintah tuhannya dengan menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan sepenuhnya yakin berasal dari tuhan. Menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dan semua yang berasal dari tuhan.
Pengertian Agama Menurut Ahli.
  1. Durkheim                 : Agama adalah merupakan suatu sistem yang terpadu terdiri atau keyakinan dan praktek yang berhubungan dengan hal-hal yang suci  dan menyatukan semua penganutnya dalam suatu komunitas moral yang dinamakan umat.
  2. Prof Dr.m Drikarya          : Agama adalah keyakinan adanya suatu kekuatan supranatural yang mengatur dan menciptakan alam dan isinya.
  3. H. Moenawar Chalil   : Agama adalah perlibatan yang merupakan tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan kekuatan supranatural tersebut sebagai konsekuensi otos pengakuan.
  4. Hendro Puspito         : Agama adalah sistem nilai yang mengatur hubungan manusia dan alam semesta yang berkaitan dengan manusia.
  5. Jappy Pellokid        : Agama adalah percaya adanya tuhan yang maha esa dan hukum-hukumnya.

Agama-agama yang terdapat di  Indonesia.
Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa “tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya” dan “menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya”. Pemerintah, bagaimanapun, secara resmi hanya mengakui enam agama, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.
Dengan banyaknya agama maupun aliran kepercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agama sering kali tidak terelakkan. Lebih dari itu, kepemimpinan politis Indonesia memainkan peranan penting dalam hubungan antar kelompok maupun golongan. Program transmigrasi secara tidak langsung telah menyebabkan sejumlah konflik di wilayah timur Indonesia.
Berdasar sejarah, kaum pendatang telah menjadi pendorong utama keanekaragaman agama dan kultur di dalam negeri dengan pendatang dari India, Tiongkok, Portugal, Arab, dan Belanda. Bagaimanapun, hal ini sudah berubah sejak beberapa perubahan telah dibuat untuk menyesuaikan kultur di Indonesia.
Berdasarkan Penjelasan Atas Penetapan Presiden No 1 Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama pasal 1, “Agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia ialah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius)”.
Islam : Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, dengan 88% dari jumlah penduduk adalah penganut ajaran Islam. Mayoritas Muslim dapat dijumpai di wilayah barat Indonesia seperti di Jawa dan Sumatera. Masuknya agama islam ke Indonesia melalui perdagangan.
Hindu : Kebudayaan dan agama Hindu tiba di Indonesia pada abad pertama Masehi, bersamaan waktunya dengan kedatangan agama Buddha, yang kemudian menghasilkan sejumlah kerajaan Hindu-Buddha seperti Kutai, Mataram dan Majapahit.
Budha : Buddha merupakan agama tertua kedua di Indonesia, tiba pada sekitar abad keenam masehi. Sejarah Buddha di Indonesia berhubungan erat dengan sejarah Hindu.
Kristen Katolik : Agama Katolik untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada bagian pertama abad ketujuh di Sumatera Utara. Dan pada abad ke-14 dan ke-15 telah ada umat Katolik di Sumatera Selatan. Kristen Katolik tiba di Indonesia saat kedatangan bangsa Portugis, yang kemudian diikuti bangsa Spanyol yang berdagang rempah-rempah.
Kristen Protestan : Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonial Belanda (VOC), pada sekitar abad ke-16. Kebijakan VOC yang mengutuk paham Katolik dengan sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia. Agama ini berkembang dengan sangat pesat di abad ke-20, yang ditandai oleh kedatangan para misionaris dari Eopa ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti di wilayah barat Papua dan lebih sedikit di kepulauan Sunda.
Konghucu : Agama Konghucu berasal dari Cina daratan dan yang dibawa oleh para pedagang Tionghoa dan imigran. Diperkirakan pada abad ketiga Masehi, orang Tionghoa tiba di kepulauan Nusantara. Berbeda dengan agama yang lain, Konghucu lebih menitik beratkan pada kepercayaan dan praktik yang individual.


Hubungan Antara Agama dan Masyarakat
Negara dan agama merupakan persoalan yang banyak menimbulkan perdebatan (discourse). Hal ini disebabkan oleh perbedaan pandangan dalam menerjemahkan agama sebagai bagian dari Negara, atau negara  merupakan bagian dari dogma agama secara kodrati manusia merupakan makhluk individual dan makhluk social, oleh karena sifat dasar manusia tersebut, merupakan sifat Negara pula sehingga Negara sebagai manifestasi kodrat manusia secara horisontal dalam hubungan manusia dan manusia lain untuk mencapai tujuan bersama.
Ada beberapa konsep hubungan agama dengan Negara menurut beberapa aliran, antara lain paham teokrasi, paham sekuler, dan paham komunis.
Hubungan Agama dan Negara munurut paham teokrasi
Hubungan agama dan Negara tidak dapat dipisahkan.
Negara menyatu dengan agama, karena pemerintah dijalankan berdasarkan firman-firman Tuhan, segala tata kehidupan masyarakat ,bangsa, dan Negara dilakukan atas titah Tuhan.
Terbagi menjadi dua bagian,yaitu:
Paham teokrasi langsung
Pemerintah sebagai otoritas Tuhan secara langsung
Adanya Negara atas kehendak tuhan sehingga yang memerintah adalah Tuhan pula.
Paham Teokrasi tidak langsung
Yang memerintah bukanlah Tuhan sendiri, melainkan yang memerintah adalah raja atau kepala Negara yang memiliki otoritas atas nama Tuhan, Kepala Negara atau raja diyakini memerintah atas kehendak Tuhan.
Contohnya adalah Kerajaan Belanda.

Hubungan Negara dan Agama Menurut Paham Sekuler
Kebalikan dari paham teokrasi yaitu memisahkan dan membedakan antara agama dan Negara.
Tidak ada hubungan antara Negara dan agama.
Negara merupakan urusan hubungan manusia dengan manusia atau urusan dunia, sedang agama adalah hubungan manusia dengan Tuhan.
Negara membedakan antara norma hukum positif dan norma agama.
Warga Negara bebas memeluk agama apapun dan Negara tidak ikut campur tangan.
Hubungan Agama dan Negara Menurut paham komunisme
Hakikat hubungan agama dan Negara berdasarkan filosofi materialism dialektis dan materialism historis.
Menimbulkan faham ateis. Pelopornya yaitu Karx Marx yang memandang agama sebagai candu masyarakat(Marx, dalam Louis Leahy,, 1992:97-98). Menurutnya manusia ditentukan oleh dirinya sendiri, sementara agama dalam paham ini dianggap sebagai suatu kesadaran diri bagi manusia sebelum menemukan dirinya sendiri.


Konsep Relasi Agama dan Negara dalam Islam
Konsep hubungan agama dan negara ini dirangkum menjadi 3 paradigma, yaitu :
Paradigma Integralistik
Merupakan paham yang menganggap bahwa agama dan Negara merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Paradigma simbiotik
Merupakan paham yang menganggap bahwa hubungan agama dan Negara dipahami saling membutuhkan dan bersifat timbal balik.

Paradigm Sekularistik
Paham yang beranggapan bahwaa ada pemisahan (disparitas) antara agama dan Negara.






BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
       Kaitan agama dengan masyarakat banyak dibuktikan oleh pengetahuan agama yang meliputi penulisan sejarah dan figur nabi dalam mengubah kehidupan sosial, argumentasi rasional tentang arti dan hakikat kehidupan, tentang Tuhan dan kesadaran akan maut menimbulkan relegi, dan sila Ketuhanan Yang Maha Esa sampai pada pengalaman agamanya para tasauf.
       Bukti di atas sampai pada pendapat bahwa agama merupakan tempat mencari makna hidup yang final dan ultimate. Kemudian, pada urutannya agama yang diyakininya merupakan sumber motivasi tindakan individu dalam hubungan sosialnya, dan kembali kepada konsep hubungan agama dengan masyarakat, di mana pengalaman keagamaan akan terefleksikan pada tindakan sosial, dan individu dengan masyarakat seharusnyalah tidak bersifat antagonis.
Agama dan masyarakat memiliki hubungan yang erat. Di sini perlu diketahui bahwa hal itu tidak mengimplikasikan pengertian bahwa “agama menciptakan masyarakat.” Tetapi mencerminkan bahwa agama merupakan implikasi dari perkembangan masyarakat. Kemudian dalam perkembangannya, agama dan sistem kepercayaan dapat mempengaruhi masyarakat.
Hubungan antara agama dengan masyarakat juga terlihat di dalam masalah ritual. Kesatuan masyarakat pada masyarakat tradisional sangat tergantung kepada conscience collective (hati nurani kolektif), dan agama nampak memainkan peran ini. Masyarakat menjadi “masyarakat” karena fakta bahwa para anggotanya taat kepada kepercayaan dan pendapat bersama.



Minggu, 07 April 2013

Andi dan Mimi


Mimi lagi narsis di pantai



Andi adalah seorang pemuda yang ganteng tapi pemalu, kerjaannya hanya melamun dan melamun, setelah usut punya usut ternyata dia menyukai seorang gadis yang bernama mimi, gadis yang sangat cantik. karena dia seorang pemuda yang pemalu Andi tidak berani mengungkapkan isi hatinya kepada sang wanita idamannya, dia hanya bisa memendam perasaan yang tidak pernah di ketahui oleh sang wanita namun Andi punya tekad yang kuat untuk mengatakan isi hatinya kepada sang wanita yang dicintainya, mulail lah Andi memberanikan diri untuk mengatakan hasratnya kepada sang wanita yang mnjadi idamannya. Malam itu Andi mulai mengetik sebuah sms untuk mengungkapkan isi hatinya, sebelum dikirim sempat dia mengulang dan mmbacanya berulang kali, untuk memastikan kalau smsnya sudah tepat untuk menembak sang wanita dikirimlah sms itu dengan hp jadulnya, tidak lama kemudian ada balasan
tit,,,tit,,,tit,,,drrr,,drrr,, dengan wajah yang pucat Andi memutuskan tidak mmbuka balasan sms itu,,
Andi memutuskan untuk mmbaca pesan itu besok pagi, tidurlah si Andi, tidak lama pagi pun tiba, trbangun dari tidur sibuk mncari hp nya yang jadul, trnyata benar ada pesan sms yang masuk, dia mmbaca doa agar pesan sms itu adalah jawaban di terima cintanya dari sang wanita idamannya
"begitu dibuka
*MAAF Sisa pulsa anda tidak mencukupi,
segeralah isi ulang pulsa anda"

hehehe
mengharukan bukan?




Senin, 18 Maret 2013

Shalat Perumpamaan Hidup



إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal shaleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”
(QS. Al-baqarah[1]: 277 ).




Yevi yusnanda sedang shalat (gunung merapi)

                           Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan alam semesta ini, yaitu alam yang tampak oleh mata dari berbagai makhluk ciptaan-NYA, berlari dan melata di bumi, berterbangan di udara serta berenang di lautan. Maha kuasa Allah menciptakan alam yang tiada tampak oleh mata dengan segala makhluk ciptaannya yang ghaib, maha besar zat, sifat serta pengetahuan-MU ya Allah.
                           Maha sempurna ciptaan-MU ya Allah, siang bersinarkan matahari, malam berlampukan bulan yang dihiasi kelap-kelip bintang di langit kelam, bummi yang terhampar luas berpasakkan jutaan gunung, awan yang berarak tak pernah putus, hujan yang menyirami bumi ini menumbuhkan berbagai macam tumbuhan dengan aneka rasa yang berbeda-beda.
                           Tuhan yang tidak pernah kantuk, tidak pernah lelah, sepanjang tahun terus-menerus berkuasa dan mengetahui keadaan hambanya. Menangis anak kera di hutan meminta air susu ibunya, meneetas sebutir telur ikan di dasar lautan, mencicit anak burung di ranting meminta perlindungan dengan ibunya. Berputar dunia ini pada porosnya, semua itu tak lepas dari penglihatan, pendengaran, dan pengetahuan-MU ya Allah.
                           Para pembaca yang di cintai Allah, kita pastinya mengetahui betapa pentingnya mendirikan shalat. Namun, begitu banyak orang yang melalaikan shalat, begitu banyak orang yang KTP-nya mengaku Islam akan tetapi sering melalaikan shalat.
                           Tidak sedikit orang yang shalat sehari sekali, itupun jika ia ingat. Tidak sedikit diantara umat muslim yang shalat seminggu sekali yaitu shalat jum’at. Tidak sedikit pula orang yang shalatnya setahun dua kali yaitu īdul fitri dan īdul adha.
                           Allah berfirman dalam al-quran “maka datanglah sesudah meraka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, meka mereka kelak akan menemui kesesatan. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpu. (QS. Marya [19]: 59-60 ).

Mendirikan shalat
                           Begitu banyak dalil-dalil al-qur’an maupun sunnah rasul yang menerangkan wajib shalat, keutamaan shalat, serta bahayanya meninggalkan shalat. Al kisah, seorang ustadz memberikan sebuah ceramah tentang wajib shalat kepada mahasiswa, beliau menerangkan betapa pentingnya melaksanakan shalat.
                           Beberapa dalil diterangkan ustadz dengan segala pengetahuannya tentang shalat tersebut. “Shalat adalah tiang agama” ucap ustadz tersebut dengan penuh kelembutan. Beliau juga mengeluarkan dalil al-quran tentang shalat yang berbunyi “dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk” (QS. Al-baqarah[1]: 43 ).
                           Salah seorang mahasiswa yang merasa kurang puas terhadap apa-apa yang diterangkan ustadz tersebut mengangkat tangannya dan bertanya “maaf ustadz, tapi dalil al-qur’an maupun al-hadist yang ustadz terangkan barusan tidak menunjukkan wajibnya shalat. Dalil tersebut menyuruh kita hanya untuk didirikan bukan dilaksanakan atau diwajibkan?”.
                           Ustadz tersebut tahu bahwa dalil al-qur’an yang terdapat kata perintah di dalamnya adalah suatu yang wajib. Akan tetapi begitu susah menerangkannya kepada mahasiswa karena akan menerangkan kembali tentang usul fiqih, yang berarti memakan waktu yang banyak dan belum tentu mahasiswa tersebut paham terhadap yang diterangkannya.
                           Beliau berusaha menerangkan mahasiswa tersebut dengan cara yang berbeda. Dengan segera ustadz tersebut mengambil sebuah pena dan memanggil seorang anak “ya Fulan, tolong maju ke depan” ucap ustadz sambil memberikan pena yang di pegangnya. Ustadz tersebut memerintahkan kepada fulan agar mendirikan pena tersebut di atas meja.
                           Beberapa kali Fulan menncoba untuk mendirikan pena di atas meja tersebut. Terkadang terlihat ia bersusah payah mencari sisi meja yang datar. Dengan ketekunan Fulan, ketelitian, kesabaran, dan kemahiran yang Fulan miliki, akhirnya pena tersebut berdiri tegak. Tapi beberapa saat kemudian pena tersebut jatuh kembali akibat angin yang terdapat di sekelilingnya.
                           “Fulan, begitulah mendirikan shalat. Kita harus bersusah dengan sungguh-sungguh untuk mendirikannya, harus fokus, dan perlu ketenangan. Meja perumpamaan aqidah, haruslah datar. Angin dan getaran perumpamaan rintangan, kita harus menjaga pena tersebut agar tetap berdiri” ucap ustadz dengan serius.

Shalat Perumpamaan Hidup
                           1.Apabila terdengar suara azan panggila shalat subuh, ingatlah kita kepada bayi yang baru dilahirkan kedunia ini, lemah tidak berdaya sama sekali, semua kebutuhannya harus ditanggulangi orang lain. Kehidupan dan penghidupanya hanya tergantung pada kasih sayang orang lain, kasih sayang ibu bapak dan limpahan rahmat Allah.
                           Pinjaman dari Allah berupa Jasmaniyah yang menyatu dalam proses kejadian, ada beberapa pembagian yaitu, 4 dari ibu terdiri dari lemak, darah, bulu, dan daging. Kemudia 4 dari bapak berupa kulit, asib, urat, dan tulang. Serta 5 dari Allah berupa, pendengaran, penglihatan, penciuman, perasaan dan roh.
                            Ayat al-quran telah menerangkang hal tersebut yang berbunyi Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur”.  (QS. As-sajadah[32]: 9 ).
                           2. Apabila terdengar bedug zuhur, diiringi panggilan azan untuk shalat. Ingatlah ketika itu kita berada pada pertengahan jalan. Usaha terdapat pada tangan, kegagahan dan ketampanan terdapat pada tubuh, senyuman terdapat pada muka, pangkat terdapat di bahu, tabah maupun tamak terdapat di hati, jujur maupun bohong terdapat pada mulut, kesopanan atau keangkuhan terdapat pada gaya. Kemanakah kesempatan ini akan kita bawa ???
                           Apabila setir banting ke kanan, mengikuti ajaran Allah serta rasulnya dan tetap berpedoman pada ajaran islam, maka selamatlah kita di dunia maupun di akhirat. Namun apabila setir banting ke kiri, mengikuti ajaran syaiton dan melanggar apa saja yang telah ditetapkan islam sebagai perintah serta melakukan larangan yang telah di tetapkan ingatlah sungguh azab-NYA sangatlah pedih.
                           3.Apabila terdengar bedug diiringi suara azan panggilan shalat asar yang mendayu-dayu ingatlah dn sadarlah kita semua, bahwa barang yang ada di tubuh ini satu persatu telah di ambil penghuninya. Ibarat matahari telah condong ke barat, kita tak setampan dan segagah dulu lagi, pendengaran sudah tak jelas, penglihatan mulai rabun, kulit yang mengendor, ingatan selalu memudar. Hidup ini sudah merasa cemas di tambah dengan sakit-sakitan yang tak kunjung sembuh, maut setiap waktu dan setiap saat mulai mengintai.
                           Marilah kita tinjau kembali kehidupan ini, prilaku apakah yang telah kita kerjakan ketika muda. Sejauh manakah perbuatan baik kita kepada orang tua, keluarga, sahabat karib, tetangga, dan masyarakat. Sejauh manakah pengabdian kita kepada Allah yang maha kuasa.
                           4. Apabila terdengar bedug diiringi suara azan jikala senjauntuk menunaikan shalat maghrib, seperti matahari telah terbenam di ufuk barat, cahayanya telah ditelan alam. Kini, kenangan pahit manis telah berlalu, ambillah i’tibar perjalanan hidup kita telah usai.
                           Jikala itu terjadi jabatan longsor dari bahu, istri setia jadi kesepian, suami ganteng pergi berkeluyuran, anak menjadi yatim piatu, rumah indah ditempati orang lain, mata sedih berlinang air, namun maut tatap datang menjemput tak terhindarkan.
                           Firman Allah yang artinya “Katakanlah bahwa sesungguhnya kematian yang kamu semua melarikan diri dari padanya, pasti akan menemui kamu, kemudian kamu akan di kembalikan kepada zat yang maha mengetahui segala sesuatu yang gaib serta yang nyata , selanjutnya ia akan memberitahukanmu, semua apa saja yang kamu lakukan”. (QS.As- sajadah [62]: 8 ).
                           5. Apabila terdengar bedug dan panggilan azan untuk menunaikan shalat isya maka ingatlah kita tiupan terompet sangkakala, menandakan dunia ini akan kiamat. Ap sajakah yang telah kita lakukan di dunia, semua akan di pertanggung jawabkan di akhitat kelak. Semua amal baik dan amal buruk akan ditimbang secara adil, perbuatan baik akan membawa kita ke surga dan jika perbuatan buruk lebih banyak maka akan membawa kita ke neraka naudzubillahi min zālik.
                           Ya Allah jadikanlah kami sebagai orang-orang yang beriman, orang yang selalu melaksanakan shalat berjamaah, jadikan kami orang yang selalu merindukan zat yang menciptakan kami. Ya Allah jadikan kami hamba-MU yang Engkau cintai, jadikan kami hamba yang selalu berada di jalan-MU, oleh karena itu bimbinglah kami menuju jalan yang benar. Āmīn...

Andi Musthafa Husain,
Santri Pon Pes UII
Alumni Pon Pes As-salam

*Tulisan ini telah diterbitkan di buletin Alrasikh

Memulai Bisnis Mentok (Sebuah Tulisan Amatir)

Dengan berbagai alasan melihat situasi dan kondisi di perdesaan, akhirnya saya mencoba untuk berternak entok. Pada dasarnya entok diterna...