Selasa, 12 Desember 2017

Memulai Bisnis Mentok (Sebuah Tulisan Amatir)

Dengan berbagai alasan melihat situasi dan kondisi di perdesaan, akhirnya saya mencoba untuk berternak entok. Pada dasarnya entok diternak untuk diambil daging atau telurnya. Namun, tidak sedikit juga yang memelihara entok hanya sekedar suka dan lucu. Emang unggas yang satu ini sangat lucu (menurut saya). Bagaimana tidak, dari jalannya yang sexy aja bisa membuat mata ini terpanah, apalagi mentok suka mendesah. Tapi ingat itu binatang loh ya!!!.
Saya mencoba berternak mentok baru berjalan sekitar enam bulan, namun mentok yang saya ternak sudah mulai kawin. Jadi bingung antara mau dijual langsung atau dijadikan indukan agar nanti bisa mempunyai anak-anak kuning yang lucu.
Dalam memelihara mentok berdasarkan pengalaman amatir saya tidak terlalu susah sebenarnya, cukup dengan niat dan kemauan. Jangan lupa juga untuk senantiasa berdo’a. Mentok memang termasuk unggas yang daya tahannya lumayan kuat. Dibanding dengan ayam kota. Dibeberapa sumber juga saya mendapatkan unggas yang satu ini lebih kuat dari ayam kampung.
Namun, walaupun entok sangat kuat terhadap berbagai penyakit, tetap saja sebaiknya dilakukan vaksinasi agar entok lebih kuat dari yang terkuat. Masalahnya adalah apabila entok sudah terserang penyakit, harus cepat dipisah dari teman-temannya, (jika tidak mau melihat pembantaian masal). Satu saja mentok terserang penyakit tidak dipisah bisa mengakibatkan sekampung mentok binasa. Dan itu bisa membuat anda terpanah dengan pemandangan yang memprihatinkan itu.
Kini mentok yang saya ternak baru sekitar 35 ekor, semoga tetap bertambah dan sehat-sehat semua. Oh ya, perlu diperhatikan juga pakan mentok ternyata lumayan menguras dana, dikarenakan entok dewasa memiliki nafsu makan yang tinggi.
Berikut tulisan sederhana yang acak ini saya tulis, semoga tidak ada yang terinspirasi dengan tulisan ini(wkwkwkwkwk). Namun diselingi pembelajaran mengenal mentok lebih jauh saya ingin berbagi pengalaman dan terus belajar. Oleh karena itu saya meninggalkan jejak no wa (087784901291) barangkali ada yang ingin mengajarkan saya terkait pemeliharaan mentok dan mau diajak bekerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas bersama.
               

Rabu, 12 Juli 2017

Cara Mendapatkan Beasiswa itu Guampang pake Banget

Santri PP Mahasiswa Unggulan UII
Pada kesempatan kali ini saya ingin sharing terkait penerimaan beasiswa di Universitas Islam Indonesia. Pondok Pesantren Mahasiswa Unggulan, dari namanya saja sudah UNGGULAN, otomatis dong, orang yang di dalamnya adalah segerombolan mahasiswa yang sangat luar biasa.

Berbagai seleksi saya ikuti satu persatu, dari seleksi berkas yang sangat ketat, nilai rata-rata lapor minimal delapan (serem amat), padahal sudah jelas dari nilai pondok yang saya miliki itu sangat banyak nilai merahnya, bahkan salah satu nilai mahfudzot ane pernah dapat 4O (Empat Puluh), maklumlah, di pondokmah memang gitu, gak belajar gak dapat nilai.

Belum lagi terkait berkas yang lain seperti nilai Toafl/toefl minimal 450, yang akhirnya saya dapatkan setelah 4x coba(itu pun hanya 433). Ya Alhamdulillah lah syukuri aja, hehehhe, mau gimana lagi, syarat ngumpulin berkas udah mefet coy!. Selain sleksi berkas juga ada wawancara terkait lima hal, yaitu, Psikotes, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Kiroatul Kutub, dan Kepondokan.

Dari setiap berkas yang ada semua tidak memenuhi syarat, tidak ada harapan untuk diterima, dari setiap wawancara pun saya tidak terlalu mahir untuk menjawab setiap pertanyaan, jawab seadanya aja. Sebelum pengumuman hasil penerimaan mahasiswa baru Pondok Pesantren mahasiswa Unggulan ini orang tuaku menelpon dan memberikan sepatah kata “Nak, diterima atau tidaknya engkau di sana, itu adalah jalan terbaik bagi Allah untuk dirimu”.


Alhamdulillah saya diterima di Pondok Pesantren mahasiswa Unggulan dan saya yakin ini adalah jalan terbaik saya untuk menjalankan kuliah dan di pondok inilah saya akan berprestasi. Dan satu lagi, dibalik setiap langkah yang saya perbuat, saya sangat yakin ada do’a dari kedua orang tua yang senantiasa mengiringi langkah yang diambil anaknya. (salam hangat untukmu Ibu Sri Wahyuni Purnamawati dan Ayahanda Andi Bunwir) kalian terbaeklah pokoknya!. 

Senin, 10 Juli 2017

Alahamdulillah, DITOLAK cewek,

Vina D N, gak terlalu cantik sih,,
tapi adem aja lihatnya
Kalau dibilang selalu bahagia itu pasti tidak, apalagi dengan pasangan hidup. Sebentar lagi gak terasa setatus dalam KTP ku brubah, hmm, yang dulunya belum kawin jadi sesuatu banget. Tapi, memang susah sih, jika memang mengikuti kehendak birahi saja istilahnya numpang nyelupin paku doank. Disatu sisi nikah itu adalah gerbang untuk menjalani hidup yang lebih baik.
Aku gak ingat kapan pertama kali bertemu, pokoknya di kampus. Tapi aku ingat sekali ketika itu aku sedang berdebat panas dengan salah satu satpam Fakultas Ilmu Agama Islam, Univeritas Islam Indonesia. Yah, mau gimana lagi, jelas-jelas itu laptop ku, aku yang bisa buka paswordnya tp masih aja ngotot mau ditahan dengan alasan yang tidak jelas. Ceritanya laptop itu dipinjam oleh organisasi, tp selesai rapat gak ada yang mau menyimpan, akhirnya laptop tersebut diamankan oleh satpam. Saya paham betul maksud dan tujuan satpam tersebut agar organisa-organisasi tersebut lebih berhati-hati lagi dalam menjaga barang.

Nah, disaat aku berdebat itulah tiba-tiba datang 2 orang wanita yang lembut kemayu meredupkan suasana (maklum orang jawa). Tapi say amah tetap aja ngotot untuk mengambil laptop tersebut, karena akan menggunakannya. Vina Dwi Nurcahyani dan Wahyu Nurrohmah, adalah dua orang sejoli yang tidak pernah pisah, pokoknya di kampus mereka selalu berdua, padahal banyak sih kawan lainnya, namun mereka lebih dominan berdua.

Tapi, aku mulai tertarik dengan Vina Dwi Nurcahyani sih, muka anggun kemayu jawanya membuat hati dak dik duk.. pokoknya kalem aja sih lihatnya. Perlu waktu sih untuk mengejarnya. Metode untuk mendapatkan pasangan itu yang penting menurut saya.

Pertama, dapatkan apa yang bisa membuatmu tetap terhubung dengannya sepeti no hp biar bisa calling-callingan lah minimal, atau social media yang ia miliki. Itu penting karena hal2 tersebut bisa buat kepoin gebetan.

Kedua, kejar troossss, sampe liang lahat, semampunya ente aja deh, pokoknya kejar semaksimal mungkin, tp perlu diperhatikan tipe cewek yang ingin didapatkan.

Jika ditanya kisah cinta ku sih, reaksi Vina saat aku tembak dianya malah bingung dan akhirnya menolak untuk menjadi pacarku, super sekali, Alhamdulillah DITOLAK, kan ada kesempatan untuk mengui skill, seberapa tahan dia terhadap gombalan mautku.

Kamis, 05 Februari 2015

Berkorban Bukan Cinta

Ada yang bilang cinta itu perluh pengorbanan,,, seseorang bisa melakukan apa saja yang diinginkannya, apalagi untuk orang yang ia cintai. Jadi, ketika itu seorang melakukan sesuatu namun ia menyadari itu pengorbanan, saya malah berpikir hal itu bukanlah pengorbanan, namun kekatan sesorang untuk mencintai yang ia inginkan. Walau orang lain telah berkata bahwa dirinya telah berkorban tetap saja ia akan mengatakan "hal ini saya lakukan atas kemauannya sendiri". Memang hidup ini indah kawan, karena cinta semua bisa berubah, gak ada penderitaan dalam cinta,, 
Nah, jika kita kaitkan dengan cinta kita kepada Tuhan maka, seseorang akan selalu merindukan Tuhannya dan selalu menjadi satu-kesatuan denganNya. 

Jumat, 16 Januari 2015

Cieeee, Vina Dwi Nurcahyani

Dnda?
Tak terasa malam telah tiada
Pagi telah menyapa...
Malam sngkat penuh canda..
Pagi mengenang hingga tertawa...

0h dnda yg kurindu...
Hariku sepi tanpa mu
Semangat membara ingin bertemu..
Apalah daya jasad tak mampu...

Selamat pagi cahaya hati..
Se0rang yang slalu ku mimpi
Vina Dwi Nurcahyani...
I L0ve U...

Kamis, 16 Oktober 2014

Bandingan

Yah,,, blakangan ini hanya ingin mengingatkan, bahwa perbandingan putra dan putri itu sudah teramat jauh

Selalu

Kalimat selalu, adalah kalimat yang biasa, namun kesempatan kali ini saya baru menyadari bahwa kalimat selalu adalah kalimat yang sangat berat dijaga, ketika seseorang melakukan hal sepele namun diiringi kata selalu, maka akan menjadi sebuah prilaku yang cemerlang dan sangat indah untuk dikenang, 

Rabu, 17 September 2014

Beda cara satu tujuan

Kali ini saya ingin bercerita tentang teman sekamarku yang baru "krisnanda" anak ekonomi islam yg mengandalkan duha untuk mencari rizki. 
Tingkah lakunya selalu membuat orang tertawa, entah kenapa yg ia lakukan selalu diluar skenario manusia normal,, kali ini ia memiliki target untuk umroh,,, yah,,, untuk menggapai cita-citanya itu tentu saja ia membikin pasport terlebih dahulu,, namun ketika membikin pasport nama haruslah terdiri dari tiga kata,, terpaksa ia mengkolaborasikan namanya dan bapak serta kakeknya.
Tidak berhenti disitu,, yg saya anehkan adalah belakangan ini ia suka menonton tv, setelah ditanya ternyata ia menonton hanya untuk menjawab kuis yg berhadiahkan umroh,,,@€&¥$
#koplak

Rabu, 06 Agustus 2014

Andi Riska (sepupu)

Andi Riska Anggraini


Sepupu yang bawel satu ini maunya dinasehatin agar bisa memancing sendiri
Tak kala manusia diberikan ikan dari ayahnya maka ia akan makan saat itu saja, terapi ketika sang ayah memberinya pancing dan mengajarinya memancing maka ia akan makan setiap hari

Senin, 28 Juli 2014

Surga dan Neraka

Gua narsis di masjid seribu tiang, Jambi


Ada banyak sekali pertanyaan dalam benak ini, surga dan neraka?
Apakah sudah tercipta?
Apakah zat yang nyata atau hanya kesenangan/kepedihan semata?
Sekarang timbul pertanyaan baru dalam benakku
Jika di surga dari sekian banyak makanan, minuman, kepuasan, hiburan dan segala hal yang menyenangka kenapa nabi Adam masih memakan buah khuldi? 
Apakah bakal ada Adam kedua setelah hari pembalasan
Waahu a'lam bissawab

Jumat, 25 Juli 2014

Zulhadi (teman lamo dari al-Azhar)


Zulhadi makan bakso


Tak disangka, teman lama yang sangat saleh datang. Zulhadi seorang mahasiswa al-azhar kini tepat berada di depan rumahku, terlalu banyak kenangan kami di ma'had sehingga tak bisa ku ceritakan satu-persatu, tapi yang paling ku ingat ia merupakan sesosok yang memiliki integritas yang tinggi. Apa yang ia katakan adalah apa yang ia perbiat. Sukses selalu kawan

Sabtu, 19 Juli 2014

Dekat Dengan Tuhan

"Hari ini gua mau pulang bersama adik tercinta" Well Come To jambi
Titin, Adik narsis penuh sensasi
yah, ketika itu emang mungkin pengalamanku yang kesekian kalinya mudik dengan pesawat, namun pengalaman mudik kali ini adalah pengalaman yang paling ekstrim, karena cuaca yang tak mendukung,,,, gile men, gua mabok dalam pesawat, tapi ketika itu pula aku merasa sangat dekat dengan Tuhan.

Jumat, 06 Juni 2014

Rihlah Tazakka (alumni PP Assalam) yang kelelahan


Berikut,, beberapa foto yang diambil dari alumni Tazakka,,, hehehe keep smile selalu buat teman seperjuangan,,
Al-Hakim (Ketua Ta'lim 2011)

Leboks (gaya kanji dalem)

Muharrik (mengunggulkan kepala botaknya)

Syauqi (BOS)

Datuk Imran (styl Sasuke)

Jauhari (dengan penutup kepala)

Bele Suryo (Perkasa nan anggun)

Irja (menrenungkan nasib kedepan)
Rian (Seolah2 memikirkan sesuatu)
Ari NYEEENN (Aktivis Bibir Tebal)
Hebodring (sengaja tidur biar difoto)
Najib (dengan gaya bibir terbuka)
Hudi (kesangarannya pun terlihat ketika tidur)





Minggu, 01 Juni 2014

Assalam al-Islami


Rihlah Bersama Teman
Kenangan itu selalu mengingatkanku,,, kenangan bersama teman seperjuangan yang tak bisa kulupakan dan tak mungkin kulupakan,,

ini beberapa kengangan bersama mereka.

Berfoto bersama at Tangkuban perahu

Satri Berkuda
at ITB
Bersama Bunga-Bunga Berbahagia

Kota Mati
Membeli buah tangan buat adik kelas tercinta
Makan Bersama

Jumat, 30 Mei 2014

Numarical Majority but Technical Minority

Oleh    : Andi Musthafa Husain

$yJ¯RÎ) tbqãZÏB÷sßJø9$# ×ouq÷zÎ) (#qßsÎ=ô¹r'sù tû÷üt/ ö/ä3÷ƒuqyzr& 4 (#qà)¨?$#ur ©!$# ÷/ä3ª=yès9 tbqçHxqöè?
Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.(al-Hujurāt[49] :10)


Tim Kece PPUII "2011"
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan alam semesta ini, yaitu alam yang tampak oleh mata dari berbagai makhluk ciptaan-NYA, berlari dan melata di bumi, berterbangan di udara serta berenang di lautan. Maha kuasa Allah menciptakan alam yang tiada tampak oleh mata dengan segala makhluk ciptaannya yang ghaib, maha besar zat, sifat serta pengetahuan-MU ya Allah.
Maha sempurna ciptaan-MU ya Allah, siang bersinarkan matahari, malam berlampukan bulan yang dihiasi kelap-kelip bintang di langit kelam, bummi yang terhampar luas berpasakkan jutaan gunung, awan yang berarak tak pernah putus, hujan yang menyirami bumi ini menumbuhkan berbagai macam tumbuhan dengan aneka rasa yang berbeda-beda.
Tuhan yang tidak pernah kantuk, tidak pernah lelah, sepanjang tahun terus-menerus berkuasa dan mengetahui keadaan hambanya. Menangis anak kera di hutan meminta air susu ibunya, menetas sebutir telur ikan di dasar lautan, mencicit anak burung di ranting meminta perlindungan dengan ibunya. Berputar dunia ini pada porosnya, semua itu tak lepas dari penglihatan, pendengaran, dan pengetahuan-MU ya Allah.
Shalawat beertangkaikan salam berpucukkan rindu berantingkan kasih sayang semoga tetap tercurahkan kepada baginda alam, putra Abdullah, buah hati Siti Aminah, Habibullah kekasih Allah, beliau manusia agung Muhammad sallalāhualaihi wa sallam yang selalu kita tunggu syafaatnya di hari akhir kelak. Rasul yang selalu rindu dan merindukan kita, orang yang sanggup bermandikan darah berselimutkan pedang demi menegakkan kalimat lāilāhaillallah di muka bumi ini sehingga kita dapat menikmati Indahnya Islam pada saat ini.
            Pancasila
Setiap penduduk bangsa Indonesia tentu sudah hapal pancasila. Pancasila sudah diajarkan pada rakyat semenjak kecil, ketika di Sekolah Dasar tentu setiap guru telah mengajarkan isi kandungan serta menyuruh pada peserta didiknya untuk menghapal pancasila. Pancasila sebagai pedoman untuk rakyat seharusnya sudah menjadi darah daging Indonesia itu sendiri. Seharusnya bangsa Indonesia mengamalkan semua prilaku dan tindakan yang tidak lepas dari pancasila.
            Setiap pembuatan UUD 45’ tidak boleh melenceng atau keluar dari konsep kelima pancasila tersebut, tentu semua undang-undang yang beredar sekarang semuanya berada dalam koredor pancasila. Penulis yakin bahwa anak SD saja sudah hapal akan lima pancasila yang menjadi konsep utama bangsa Indonesia. Akan tetapi, sedikit ragu semua telah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
            Saat ini bangsa Indonesia akan memilih Presiden atau pemimpin yang akan memimpin Indonesia lima tahun kedepan. Sedikit prihatin bahwa untuk memilih pemimpin saja kita sebagai bangsa Indonesia belum bisa bersatu. Sebagai contoh, politik yang menjatuhkan capres dan cawapres satu sama lain. Sebenarnya penulis yakin bahwa para politis jauh lebih memahami sila ke-3 yaitu “Persatuan Indonesia”. Lantas, seharusnya siapapun yang menjadi pemimpin bangsa kedepan maka sebaiknya bagi kita mentaatinya.
            Apakah tidak malu, tak kala seorang telah menghina pemimpinnya setelah pemimpin tersebut jadi presiden. Seharusnya pemilihan presiden ini bisa menjadikan Indonesia lebih berpikir jernih dan menjadi satu kesatuan. Jika faktor Internal saja Indonesia tidak bisa bersatu, bagaimana dengan hubungannya dengan negara lain.
            “Bhineka Tunggal Ika” sebuah kata yang dipegang teguh oleh garuda Indonesia dengan cengkramnya. Tentu pemimpin terdahulu telah memikirkan semboyan ini dengan sangat matang untuk dijadikan pedoman. Walaupun berbeda-beda tapi tetap satu juga, Indonesia terdiri dari kepulauan-kepulauan kecil dan besar, memiliki beraneka ragam suku dan budaya, kaya akan bahasa dan sumber daya alam, akan tetapi perbedaan tersebut seharusnya tetap menjadikan Indonesia satu kesatuan yang sangat kuat.
            Muslim itu Saudara
Pada surat al-Hujurāt ayat 10 yang artinya “Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat”. Telah diterangkang kepada kita bahwa umat muslim di Indonesia bahkan di dunia sebenarnya adalah saudara. Akan tetapi, jika kita amati lebih lanjut ayat ini maka kita akan menemukan kata perselisihan di antara umat muslim itu sendiri, maka Allah memerintahkan kita untuk menyatukan dan memperbaiki hubungan di antara kita agar kita semua mendapatkan rahmat-NYA.
Rasulullah sebenarnya juga telah memprediksi semua bencana dan problem yang terdapat pada umatnya. Seperti keadaan umatnya di akhir zaman, umat muslim akan sangat banyak kelak di akhir zaman akan tetapi sangan sedikit peranannya. Umat muslim di akhir zaman seperti buih yang terombang-ambing di laut luas, jikala ombak mebawanya ke tepi maka terbawalah buih tersebut menuju tepi dan begitu juga jikala ombak menuju tengah maka buih tersebut akan terbawa ke tengah.
Imam Munawir menerangkan dalam bukunya Kebangkitan Islam dan Tantangan-Tantangan yang Dihadapi Dari Masa Kemasa bahwa membahas kondisi umat Islam di Indonesia merupakan sesuatu yang unik. Keunikan itu dapat dilihat dari besarnya kuantitas para pemeluk agama Islam yang terdapat di Indonesia, akan tetapi kecil peranannya dalam agama itu sendiri. Terutama dalam urusan politik, sangat sedikit yang memanfaatkan dasar-dasar pada aturan Islam.
Wilfred Cantwell Smith berasumsi bahwa kebangkitan Islam nanti akan dipelipori oleh bangsa Indonesia, tentu saja ia berkata demikian dengan data dan dasar yang meyakinkan. Namun, pandangan demikian akan banyak mengundang pertanyaan-pertanyaan, sebab umat Islam Indonesia sendi yang lebih berhak menilai.
Memang diakui bahwa Indonesia menjadi negara yang umat Islam terbesar, akan tetapi orang akan melihat sejauh mana cita-cita Islam mewarnai dalam seluruh kerak dan corak kehidupan, baik dalam lapangan hidup bermasyarakat maupun dalam pemerintahan. Dapatlah ditarik kesimpulan sementara bahwa ternyata kaum muslim Indonesia adalah mayoritas berfungsi minoritas, atau dapat diberi predikat “numarical majority” (banyak bilangannya) akan tetapi “technical minority” (sedikit dalam peranannya).
Hal yang seperti ini dapat terjadi karena beberapa faktor seperti: latar belakan pendidikan, lingkungan, kedudukan, keturunan, pemerintahan dan banyak lagi lainnya. ketentuan dan pernyataan yang demikian tentu membawa pola pikir dan pandangan tentang Islam berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Toleransi
Berbeda pendapat itu biasa, bahkan bagi umat muslim berbeda pendapat itu adalah rahmat. Rasulullah SAW bersabda “perbedaan pendapat umatku adalah rahmat” (al-hadist). Dari sabda rasul ini kita dapat mengetahui, bahwa rasul juga mengetahui bahwa umatnya akan berselisih dan perselisihan itu sebenarnya adalah rahmat.
Betapa indahnya jikala Indonesia ini membangun negara bersama saling toleril terhadap perbedaan, tidak ada caci-maki antara satu kubu dan kubu lainnya. setiap sisi memiliki sisi positif dan sisi negatif. Tapi, perlu kita ingat toleransi dilakukan dengan sangat bijak, terkadang kita menemukan beberapa tindakan yang memang seharusnya diambil tegas dan dihukum secara tegas, akan tetapi malah di toleril oleh beberapa pihak.
Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiyallahu anhu, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda : “Barang siapa di antaramu melihat kemungkaran, hendaklah ia merubahnya (mencegahnya) dengan tangannya (kekuasaannya) ; jika ia tak sanggup, maka dengan lidahnya (menasihatinya) ; dan jika tak sanggup juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju) , dan demikian itu adalah selemah-lemah iman”.(Muslim no:49)
Dari hadist di atas kita dapat mengetahui bahwa ada beberapa faktor hukum yang seharusnya diambil tegas. Barang siapa yang melihat kemungkaran maka hendaklah kita mencegahnya dengan tangan, hal ini berupa tindakan, tindakan yang dapat mengubah seseorang, atau mencegahnya secara langsung.
Akan tetapi, jika tak sanggup dengan tangan, atau tidak memiliki kekuasaan maka hendaklah kita mencegahnya melalui lisan, melalui perkataan-perkataan yang penuh dengan nasehat serta menerangan dengan tegas bahwa ia sedang melakukan kesalahan. Menasehati seseorang harus dengan kadar kemampuannya agar kelak tidak ada perasaan yang menyindir atau kesalah pahaman antara keduanya.
Apabila tidak kuat melakukannya dengan tangan maupun lisan maka alternatif teraakhir adalah dengan hati. Seseorang yang melihat kemungkarang bisa saja menasehati temannya melalui hati. Maksudnya disini adalah mendo’akan orang yang telah melakukan kemungkarang tersebut, dengan do’a tersebut semoga Allah memperbaiki serta memberinya hidayah hingga tidak berbuat mungkar dikemudian harinya.
Ya Allah jadikanlah bangsa Indonesia ini bangsa yang makmur, bangsa yang bermoral, bangsa yang selalu Engkau rahmati, bangsa yang menjunjung tinggi kalimat lāilāhaillallah. Jadikanlah bangsa ini bangsa yang toleransi, bangsa yang memiliki pemimpin yang sidiq, amanah, tabligh, fatonah. Wallāhu a’lamu bi ash-shawāb. []

Andi Musthafa Husain
Ponpes UII, FIAI, Tarbiyah 2013


Memulai Bisnis Mentok (Sebuah Tulisan Amatir)

Dengan berbagai alasan melihat situasi dan kondisi di perdesaan, akhirnya saya mencoba untuk berternak entok. Pada dasarnya entok diterna...